Bertasbih Menggunakan Jari Kanan Atau Kiri?

Posted by

Ketika kita usai melaksanakan shalat, kita disunnahkan untuk berdzikir kepada Allah Swt. Membaca istighfar, tasbih, tahmid dan sebagainya sesuai dengan yang dituntunkan Nabi Saw. Nah, pada saat kita membaca tasbih, tahmid dan takbir masing-masing sebanyak 33x kita sering menggunakan jari-jari kita untuk menghitungnya. Namun, yang lebih baik adalah memakai tangan kanan, berdasarkan sebuah hadits shahih riwayat Aisyah yang menyatakan bahwa nabi Saw menghitung bilangan tasbih-nya dengan memakai tangan kanan. Aisyah berkata :

  إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُعْحِبُهُ التَّيَمُّنُ فِيْ تَنَعُّلِهِ وَتَرَجُّلِهِ وَطُهُوْرِهِ وَفِيْ شَأْنِهِ كُلِّهِ

Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu memulai (mendahulukan) yang kanan, dalam memakai sendal, bersisir, bersuci, dan dalam segala hal.” (HR. Bukhari).

Akan tetapi, boleh juga menghitung bilangan tasbih dengan memakai semua jenis jemari, berdasarkan beberapa hadits yang menunjukkan hal itu. Nabi saw bersabda :


إِنَّهُنَّ مَسْئُوْلاَتٌ مُسْتَنْطَقَاتٌ

Sesungguhnya jari-jari itu akan ditanya dan akan bisa berbiacara.” (HR. Tirmidzi)

Sumber : Fatawa Syaikh Bin Baaz, Jilid 2, Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz.
 
 


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 15.09

0 comments:

Posting Komentar